Sabtu, 06 Agustus 2016

Warga Trumon Timur Demo DPRK

trumon timur
Warga dari Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan, berunjuk rasa ke Gedung DPRK dan kantor Bupati Aceh Selatan, Senin (25/1). Mereka menuntut eksekutif dan legislatif untuk segera menyelesaikan persoalan tapal batas tanah warga dengan HGU PT Asdal Prima Lestari (PT APL) serta menuntut PT APL merealisasikan kewajibannya menyangkut program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan membangun kebun plasma untuk masyarakat sekitar. SERAMBI/TAUFIK ZASS 

Terkait Tapal Batas dan Program CSR
TAPAKTUAN - Seratusan warga dari Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (25/1) berunjuk rasa ke Gedung DPRK dan kantor Bupati Aceh Selatan. Massa tiba di Tapaktuan sekira pukul 12.00 WIB menggunakan mobil bak terbuka dan mengusung spanduk bertuliskan, “Selesaikan persoalan tanah hak milik adat masyarakat Trumon Timur dengan PT Asdal Prima Lestari,” dan “Hukum tumpul ke atas tajam ke bawah”.
Massa kemudian menuju ke gedung DPRK Aceh Selatan yang disambut Ketua DPRK Aceh Selatan T Zulhelmi bersama beberapa anggota DPRK lainnya. Dalam aksinya massa menyampaikan orasi yang intinya menuntut DPRK Aceh Selatan segera merealisasi janjinya menyangkut upaya penyelesaian persoalan tapal batas tanah warga dengan HGU PT Asdal Prima Lestari.
“Kami meminta DPRK mendesak PT APL segera memenuhi kewajibannya menyangkut program CSR dan kebun plasma untuk masyarakat,” kata Koordinator Aksi Adi Samrida dalam orasinya di gedung DPRK Aceh Selatan. Menanggapi tuntutan tersebut T Zulhelmi berjanji pihaknya terus berusaha memperjuangkan tuntutan pengunjuk rasa. Pihak dewan juga sudah membentuk panitia khusus (Pansus) menyangkut penyelesaian tapal batas HGU PT APL serta persoalan dana CSR dan kebun plasma yang belum dipenuhi pihak perusahaan.
“Pansus sudah kami bentuk dan tahapan-tahapan sudah kami gelar. Tim pansus penyelesaian sengketa lahan ini diketuai saudara Mizar,” tegas T Zulhelmi. Sementara itu Ketua Pansus Mizar menyebutkan pihaknya masih komit dengan janji yang pernah disampaikan saat turun ke Trumon Timur beberapa waktu lalu.
“Tapi dalam hal ini kami juga harus bertindak sesuai peraturan perundang-undang yang ada,” sebutnya. Ia berharap masyarakat Trumon Timur bersabar dan memberi waktu kepada DPRK Aceh Selatan selama satu bulan.
Usai menyampaikan orasi di gedung DPRK Aceh Selatan selanjutnya massa menuju ke kantor Bupati Aceh Selatan. Namun bupati tidak juga menjumpai para peserta aksi. “Kami sangat kecewa dengan sikap bupati yang tidak mau menjumpai rakyatnya yang sudah datang jauh-jauh dari Trumon Timur. Sudah dua jam kami berdiri di sini, namun pemimpin kami tidak juga mau menjumpai rakyatnya,” sesal seorang peserta aksi. Menurut informasi massa akan bertahan sampai tuntutan mereka ditanggapi bupati.(tz)

Editor: bakri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar